Tuesday, November 4, 2008

BUAT SENDIRI PENGHEMAT BBM


Penghemat bensin di pasaran kebanyakan memanfaakan kinerja magnet. Atau biasa disebut besi sembrani. Kok bisa bikin irit? Jawabannya lihat komentar DR. Ir. H. Djoko Sungkono Kawano M. Eng. Sc. Beliau kepala laboratorium Bahan Bakar dan Pembakaran Dalam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jurusan Teknik Mesin.
Prinsip kerjanya sederhana. “Ada yang menempelkan magnet di slang bensin yang menuju karburator. Atau ada pula magnet dilubangi guna mengalirkan bahan bakar di tengahnya,” jelas Akam dari Kam Speed yang pernah mencobanya.
Mari dibuat sendiri. Lacak dulu magnet. Paling gampang di bengkel korek. Biasanya magnet bekas sepul yang dicongkel. Seperti di Kam Speed Jl. Arteri Kelapa Dua, No. 5, Jakarta Barat.
Atau ada pula di AJMS (Adi Jaya Motor Sport) di Jl. Pondok Gede, Pusat Ruko Onderdil, Bekasi. Bisa manfaatkan bekas magnet Shogun, Smash atau motor lainnya (gbr. 1). Bebas saja.
Setelah dapat, dipotong sekitar 2 cm (gbr. 2) pakai gergaji besi. Buat sebanyak 2 potong. Setelah itu, tidak bisa langsung tempel. Tapi pelajari dulu jarak gaya tolak kutub ‘S’ (selatan) dan ‘U’ (Utara). Lihat berapa milimeter jaraknya (gbr. 3). Ukuran itu dijadikan sebagai patokan besar diameter slang bensin.
Perlu diingat, jarak efektif menentukan diameter slang bensin. Sebab disitu terjadi imbas magnet yang mempengaruhi molekul bensin agar mudah pecah. Dan jika slang bensin kekecilan, harus diganjal supaya ukurannya sama dengan jarak efektif. Pengganjalnya bebas, boleh karet atau bekas slang lagi.
Setelah ukuran slang pas atau sudah diganjal, tempelkan dua magnet di slang bensin dekat karbu sesudah saringan. Posisinya ‘U’ menghadap ‘S’ agar saling menempel (gbr. 4). Biar tidak jatuh, gunakan cable-tie untuk mengikatnya. Gampang dan murah meriah.

Magnet Anak-anak:
Awalnya ketika melihat anak kecil bermain magnet yang ketika dilemparkan ke udara kemudian pada saat bergabung kembali menimbulkan suara. Pada saat itu timbul ide untuk mewujudkan alat pengehemat bahan bakar dan gas elpiji berbahan magnet mainan tersebut. Magnet ini biasa disebut Rattlesnake soundegss atau Singing magnet.

Penghemat bensin di pasaran kebanyakan memanfaakan kinerja magnet. Atau biasa disebut besi sembrani. Kok bisa bikin irit? Jawabannya lihat komentar DR. Ir. H. Djoko Sungkono Kawano M. Eng. Sc. Beliau kepala laboratorium Bahan Bakar dan Pembakaran Dalam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jurusan Teknik Mesin.
Prinsip kerjanya sederhana. “Ada yang menempelkan magnet di slang bensin yang menuju karburator. Atau ada pula magnet dilubangi guna mengalirkan bahan bakar di tengahnya,” jelas Akam dari Kam Speed yang pernah mencobanya.
Mari dibuat sendiri. Lacak dulu magnet. Paling gampang di bengkel korek. Biasanya magnet bekas sepul yang dicongkel. Seperti di Kam Speed Jl. Arteri Kelapa Dua, No. 5, Jakarta Barat.
Atau ada pula di AJMS (Adi Jaya Motor Sport) di Jl. Pondok Gede, Pusat Ruko Onderdil, Bekasi. Bisa manfaatkan bekas magnet Shogun, Smash atau motor lainnya (gbr. 1). Bebas saja.
Setelah dapat, dipotong sekitar 2 cm (gbr. 2) pakai gergaji besi. Buat sebanyak 2 potong. Setelah itu, tidak bisa langsung tempel. Tapi pelajari dulu jarak gaya tolak kutub ‘S’ (selatan) dan ‘U’ (Utara). Lihat berapa milimeter jaraknya (gbr. 3). Ukuran itu dijadikan sebagai patokan besar diameter slang bensin.
Perlu diingat, jarak efektif menentukan diameter slang bensin. Sebab disitu terjadi imbas magnet yang mempengaruhi molekul bensin agar mudah pecah. Dan jika slang bensin kekecilan, harus diganjal supaya ukurannya sama dengan jarak efektif. Pengganjalnya bebas, boleh karet atau bekas slang lagi.
Setelah ukuran slang pas atau sudah diganjal, tempelkan dua magnet di slang bensin dekat karbu sesudah saringan. Posisinya ‘U’ menghadap ‘S’ agar saling menempel (gbr. 4). Biar tidak jatuh, gunakan cable-tie untuk mengikatnya. Gampang dan murah meriah.

Magnet Anak-anak:

Awalnya ketika melihat anak kecil bermain magnet yang ketika dilemparkan ke udara kemudian pada saat bergabung kembali menimbulkan suara. Pada saat itu timbul ide untuk mewujudkan alat pengehemat bahan bakar dan gas elpiji berbahan magnet mainan tersebut. Magnet ini biasa disebut Rattlesnake soundegss atau Singing magnet.
Dipasaran dijual dalam kemasan 2 buah/sepasang atau kemasan 4 buah. Harga kemasan 2 buah berkisar Rp 2.000 s/d Rp. 2.500 per kemasan atau hanya Rp. 1.000 s/d Rp 1.250 per buah.
Harga termurah yang didapatkan adalah kemasan 4 buah, seharga Rp. 10.000 per 3 kemasan (3 x 4 = 12 biji) atau hanya Rp. 833.33 per biji. Namun kemasan 4 buah ini sudah jarang beredar di pasaran.

Di Jabodetabek, magnet tersebut biasa dijual diatas KRL, Bis, Toko K5 (serba lima ribu), mainan 10.000 : 3 buah dll. Kebanyakan dalam kemasan isi 2 buah magnet.


Bahan :
• Rattlesnake soundegss atau Singing magnet beberapa buah tergantung diameter slang bahan bakar atau slang gas. Biasanya sekitar 5 buah untuk satu titik lokasi pemasangan.
• Lakban/isolasi/tape biasa untuk jilid sebanyak 2 putaran untuk satu titik lokasi pemasangan. Biasanya berbahan sejenis kain. Lebar lakban/isolasi/tape untuk jilid sekitar 4.5 s/d 5 cm cukup untuk menutupi panjang dari magnet.

Bentuk rangkaian:

Cara pemasangan



Penghemat BBM untuk Mobil / Motor
motor:
tangki BBM->filter->magnet set->karburator

mobil karburator:
tangki BBM->filter->magnet set->pompa BBM->magnet set->karburator

mobil injeksi:
tangki BBM->pompa BBM->filter->magnet set->injection

mobil diesel:
tangki BBM->sparator->filter2->magnet set->injection/bosch pump

kompor gas:
tangki gas->regulator->magnet set (setelah regulator)-> magnet set (sebelum tungku) ->kompor gas

Manfaat :
Kelebihan & keuntungan :
- Suara mesin lebih halus.
- Pembakaran lebih baik karena perbaikan struktur ion dari bahan bakar oleh medan magnet.
- Pembakaran lebih baik sehingga meningkatkan akselarasi, pada akhirnya merubah pola penggunaan pedal gas, manfaatnya adalah penghematan bahan bakar.
- Tidak ada efek samping.
Polemik manfaat/efek magnet pada bahan bakar terjadi pro dan kontra, namun kami sendiri mencoba langsung pada daihatsu classy thn 93, dan memang terbukti bahwa akselarasi lebih baik dibandingkan tanpa magnet. Silahkan dibuktikan sendiri, jikalau anda tidak merasakan manfaatnya kehilangan dana sekitar Rp. 15.000 tidak lah berarti. Memang jika pembuktian dengan cara membeli produk komersial yang beredar dengan harga berkisar Rp. 300.000 s/d 800.000 cukup lah bernilai. Namun dengan adanya teknologi buat sendiri (do it yourself) ini cukuplah memungkinkan dilaksanakan dan dibuktikan manfaatnya.
Penghemat GAS ELPIJI
• Posisi pemasangan sebanyak yang kita inginkan pada slang gas elpiji. Pemasangan Lebih baik lebih dari satu posisi/tempat.
• Bentuk pemasangan melingkari slang gas elpiji seperti gambar diatas (bentuk pemasangan) biasanya sekitar 5 s/d 6 buah magnet.
• Setelah magnet melingkari slang gas elpiji, ikatlah dengan lakban/isolasi/tape untuk jilid sebanyak 2 putaran.
Manfaat :
Kelebihan & keuntungan :
- Pembakaran lebih baik karena perbaikan struktur ion dari gas elpiji oleh medan magnet.
- Pembakaran lebih baik sehingga memaksimumkan/optimalisasi kalori panas yang dihasilkan.
- Tidak ada efek samping.
Sistem penghematan dapat pula dipergunakan untuk mesin berbahan bakar solar dan dapat pula pada mesin menggunakan injeksi (non karburator). Bentuk pemasangan adalah sama prinsipnya dengan gambar bentuk pemasangan diatas, namun cara dan letak pemasangan persisnya dapat melihat cara pemasangan pada produk-produk komersial pada umumnya dengan teknologi magnet. Pada prinsipnya bahan bakar/ gas elpiji akan menerobos medan magnet yang ditimbulkan.





ALASAN BIKIN HEMAT
Unsur kimia bensin yaitu iso oktan (C8H18) dan n-pentana (C5H12). “Medan magnet mempengaruhi kandungan karbon (C) dan hidrogen (H) dalam bensin. Hingga bisa memaksimalkan proses pembakaran dan mengurangi kadar CO2,” jelas DR. Ir. H. Djoko Sungkono Kawano M. Eng. Sc.
Tapi, “Perlu diperhatikan juga cara pasangnya,” ingat Djoko. Ada beberapa syarat yang harus dilakukan supaya medan magnet berpengaruh terhadap aliran bahan bakar di slang bensin. Pertama, slang bahan bakar harus terbuat dari bahan non metal.
Selanjutnya posisi pemasangan juga harus diperhatikan. Jangan dipasang melintang. Bisa ditempatkan di luar slang. “Abaikan kedua kutubnya, atur magnet secara sejajar dengan slang bahan bakar,” ujar Djoko lagi.
Terakhir, supaya tetap bisa bekerja mempengaruhi senyawa bensin. Jauhkan dari benda lain yang juga mengandung magnet. Dombos

IBARAT ANTRE TIKET
Bagaimana sih ceritanya kok medan magnet berpengaruh buat pembakaran mesin? Dengar nih penjelasannya. Pria berusia 60 tahun mengibaratkan sekumpulan orang di depan loket mau beli tiket. “Bila antri secara rapi tentu pakaian tidak lusuh, badan tidak berkeringat dan cepat memperoleh layanan,” jelas Djoko memberi contoh.
Begitu juga dengan bahan bakar yang mengalir. Unsur karbon dan hidrogen akan tertata saat melintasi medan magnet yang kita ciptakan. Hingga kedua unsur tidak lagi tercampur.
Dan, “Secara teratur bergantian mengalami proses pembakaran. Keadaan ini yang bisa membuat kandungan zat berbahanya CO2 atau CO,” jelas Djoko Sungkono panjang-lebar.

Jenis kendaraan yang sudah pernah dipasang dan dilaporkan bermanfaat nyata.
Mobil :
1. Daihatsu Classy tahun 90,91,93,94
2. Daihatsu Espass 1600 th 97
3. Daihatsu Charade tahun '84
4. Toyota kijang '92 akhir (updated 10/08/07)
5. Honda Nouva '91 (updated 10/08/07)
Motor :
1. Honda Supra X 125
2. RX King '91
3. Yamaha Nouvo
4. Suzuki Shogun (updated 10/08/07)
5. Suzuki Satria (updated 10/08/07).
6. Honda Supra Fit (updated 10/08/07).


sumber:
www.honda-megapro.or.id
www.motorplus-online.com
www.epesanan.com

4 comments:

Anonymous said...

Izin nyimak Gan..

Anonymous said...

Thanks infonya saya mau coba di espass 13 th 2002

Raditya said...

Memperkenalkan Happy Shell. Cairan Penghemat BBM anda. Selengkapnya klik http://bit.ly/1alifHJ

maksum said...

trimakasih infonya ....sangat berguna ....insyaAllah saya mau coba ke mobil lgx 1.8 saya .......